19 Juli 2024

Tembilahan, bappeda.inhilkab.go.id – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Indragiri Hilir memperkenalkan Aplikasi Indragiri Hilir Satu Peta (INSaP), yang bertempat di aula kantor Bappeda Jl. Akasia No. 2 Tembilahan, yang dihadiri oleh seluruh OPD dan beberapa instansi terkait lainya, Senin (25/09/2023).

Perancangan Aplikasi Indragiri Hilir Satu Peta (INSaP) merupakan implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) No. 23 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1:50.000.

Sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir Drs.H. Tuah Muhammad Syaifullah ,MM yang diwakili Sekretaris Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir,Rony Fahamsyah, S.T dalam sambutannya menyampaikan “Tujuan diselenggarakannya sosialisasi ini untuk memperkenalkan Aplikasi Indragiri Hilir Satu Peta (INSaP) yang mana suatu aplikasi peta spasial yang memiliki satu basis data geospasial pembangunan yang akurat, lengkap, dan terintegrasi, dapat menghasilkan analisis kebijakan pembangunan yang tepat, aktual, bermutu dan akuntabel bagi daerah dan pemangku kepentingan, Terselenggaranya fasilitasi penyebarluasan data spasial antar perangkat daerah dan masyarakat serta dapat Menghasilkan perencanaan pembangunan yang terukur dan komprehensif; dan mewujudkan pengendalian, pemantauan, evaluasi dan pelaporan pembangunan yang terpercaya”.

Adapun manfaat yang didapat dari diselenggarakannya sosialisasi ini yakni pemerintah dapat menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggung jawabkan, serta mudah diakses dan dapat dibagi pakaikan antar Instansi Pusat dan Instansi Daerah melalui pemenuhan Standar Data, Metadata, Interoperabilitas Data, dan menggunakan Kode Referensi, Data Induk serta Data Geospasial meliputi, dimensi atau ukuran, dan/atau karakteristik objek alam dan/atau buatan manusia yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi.

Erwin Dimas SE, DEA, MS Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI) merupakan narasumber pada kegiatan sosialisasi ini  hadir memberikan masukan melalui via zoom meeting  “Saya bersyukur ada langkah-langkah awal yang sangat baik dan ini yang saya rasakan ketika saya mendampingi teman-teman di inhil selama 5,6,7 tahun terakhir ini bahwa kita masih ada kelemahan di data.”

Kemudian Dalam sambutannya Bupati Indragiri Hilir H.M Wardan yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Menyambut baik dan mengapresiasi secara penuh dari kegiatan sosialisasi Inhil Satu Peta ini.

“saya sangat mendukung, Inhil Satu Peta Ini, yang tentunya sangat bermanfaat dalam proses perencanaan,” ucapnya.

lebih lanjut beliau menyampaikan tentang penggunaan dan keberlanjutanya

“saya berpesan jangan nanti data ini menjadi data sampah, tidak dinamis, berhenti sampai disitu saja dan aplikasi ini tidak digunakan. aplikasi ini ttp harua berjalan agar perencanaan kita dapat menjadi komprehensip dan efektif,” tegasnya. (MCB/Rom).