19 Juli 2024

Tembilahan (2/11/2022) Sehubungan dengan hasil penghitungan, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten indragiri hilir mencatat Pada bulan Oktober 2022, Kota Tembilahan alami deflasi sebesar 0,70 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,31. Tingkat Inflasi tahun kalender oktober 2022 sebesar 3.61 persen dengan tingkat inflasi tahun ke tahun (Oktober 2022 terhadap Oktober 2021) sebesar 4,26 persen.

Hal ini disampaikan Kepala BPS Kab. Inhil Sudiro, SST, M.Si melalui Berita Resmi Statistik yang digelar di Aula Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir dan dihadiri oleh Kepala Bappeda Drs. H. Tuah Muhammad Syaifullah, MM dan OPD dinas Terkait.

“Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh menurunnya sebagian indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,47 persen dan kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,09 persen” ujar Sudiro.

“Adapun kelompok lain yang mengalami inflasi adalah perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,19 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,04 persen, kelompok transportasi sebesar 0,51 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,25 persen. Sedangkan kelompok pakaian, alat kaki, kelompok kesehatan, kelompok rekreasi , olahraga dan budaya, kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran relatif stabil. ” lanjut Sudiro.

Adapun komoditas yang memberikan andil penurunan harga pada Oktober 2022, antara lain: cabai merah, telur ayam ras, ayam hidup, cabai rawit, daging ayam ras, cabai hijau, minyak goreng, angkutan udara, jengkol, dan lain-lain.

Sementara komoditas yang memberikan andil kenaikan harga, antara lain: beras, bensin, rokok kretek filter, nasi dengan lauk, kue kering berminyak, ikan tongkol, dan lain-lain. (MCB/SEL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *