19 Juli 2024

bappeda.inhilkab.go.id, Tembilahan – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Inhil yang di wakili Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam (Kabid Ekonomi) Yurnalis, S.Pd, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023, yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual di ruang Vidcon Diskominfo Pers, Senin (31/07/2023).

Turut menghadiri dalam rakor tersebut Dandim 0314/Inhil, Kapolres Inhil, Kepala Kejaksaan Negeri Inhil, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kab. Inhil, serta beberapa OPD terkait lainnya.

Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (RI) Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., yang diikuti Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam arahannya, meminta seluruh pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah konkrit dalam menjaga tingkat inflasi daerah. Hal tersebut disebabkan kenaikan harga barang dan jasa menjadi perhatian masyarakat dan ketersediaan barang dan jasa, terutama yang berhubungan dengan bahan pangan, merupakan kebutuhan yang paling mendasar.

“Semua survei menunjukkan itu. Apa yang menjadi perhatian masyarakat, pertama kenaikan harga barang dan jasa, kedua lapangan kerja, kemudian baru isu-isu lain,” kata Mendagri.

data Data BPS 2023
Data BPS 2023 Disampaikan pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah (Penyerahan Insentif Fiskal Dalam Pengendalian Inflasi Daerah Periode Pertama)

Keterangan:
*) Komoditas penyumbang inflasi bulanan adalah komoditas dengan andil inflasi 0,01% (m-to-m)
**) Total Andil Semester 1 2023 adalah andil inflasi y-to-d kondisi Juni 2023

Kemudian lebih lanjut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat memimpin rapat juga meminta kepada Pemerintah Daerah bersama seluruh stakeholder bersinergi dan berkoordinasi untuk terus memantau daerah mana saja yang perlu mendapatkan atensi terkait tren kenaikan harga barang dan jasa, kemudian komoditas apa saja yang perlu diberikan atensi dan diintervensi. (MCB/TON/ROM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *